Puri Himeji di Hyogo Berdiri Megah Melintas Zaman

(Himeji) Puri Himeji atau Himeji jo merupakan salah satu yang terbesar dan paling sering dikunjungi di Jepang. Awalnya dibangun pada abad ke-14 sebagai benteng pertahanan sederhana yang kemudian diperkuat sampai abad ke-17.


Namun berbeda dengan kebanyakan bangunan serupa yang hancur akibat perang atau bencana alam, puri Himeji yang berlokasi di Prefektur Hyogo tetap berdiri megah, dan keindahannya serta tampilan luarnya yang berwarna putih menginspirasi warga setempat memberikan julukan Shirasagi jo atau Puri Bangau Putih.

Bangunan puri tidak dibuat dari batu, tapi dari kayu, dengan menara utama tingginya 46.4 meter, namun karena dibangun diatas puncak bukit Himeyama maka ketinggiannya menjadi 92 meter di atas permukaan laut.

Di dalam komplek puri terdapat sekitar 83 bangunan, dan pembangunannya dirancang untuk kubu pertahanan sehingga mirip dengan labirin. Terkadang meski sudah dibuatkan rute yang jelas, saat ini masih banyak wisatawan yang tersesat.

Di bagian dalam puri, desainnya pun masih ditujukan untuk pertahanan seperti pada tingkat pertama di bagian dindingnya terdapat rak senapan, dan tombak, sementara di tingkat tiga dan empat terdapat ruangan untuk melemparkan batu serta tempat bersembunyi prajurit.

Sedangkan dibagian luar juga terdapat sejumlah lubang dengan berbagai bentuk seperti segitiga, kotak dan lingkaran yang ditujukan untuk memudahkan pasukan penjaga untuk menembakan senapan ke arah penyerang yang ada dibagian luar puri.

Karena karakter puri Himeji yang unik, sejumlah film pengambilan gambarnya dilakukan disana, seperti film Kagemusha dan Ran, oleh Kurosawa Akira, serta film James Bond berjudul You only Live Once.

Selain itu, bagian tamannya yang ditanami pohon mapel dan sakura tampak indah dan rindang yang menjadikannya lokasi pengambilan gambar nan rancak bagi para wisatawan yang ingin berfoto dengan latar belakang puri Himeji dibelakangnya.

Pada bulan Desember 1993, Puri Himeji ditetapkan UNESCO sebagai situs warisan dunia, dan sampai saat ini merupakan puri yang paling banyak dikunjungi yakni sebanyak 820.000 orang per tahun.

Setelah melewati masa restorasi selama lima tahun, terhitung mulai bulan April 2010 sampai bulan Maret 2015, Puri Himeji kembali dapat dikunjungi wisatawan yang hendak mengetahui lebih banyak tentang salah satu puri utama di Jepang ini.


(Artikel ini merupakan hasil liputan selama berlangsungnya program Media Trip yang diselenggarakan JNTO dan Cathay Pacific pada akhir bulan Mei 2015)