Bersantai Sambil Menikmati Teh di Taman Korakuen Okayama

Bersantai Sambil Menikmati Teh di Taman Korakuen Okayama(Okayama) Taman Korakuen di Prefektur Okayama merupakan satu dari tiga taman utama di Jepang, dua lainnya yakni Kairakuen di kota Mito, Prefektur Ibaraki, dan Kenrokuen, di kota Kanazawa, Prefektur Ishikawa, yang terkenal dengan rumah tempat menikmati teh serta lanskap taman yang beragam.


Taman ini dibangun pada tahun 1687, atas perintah Ikeda Tsunemasa, yang merupakan penguasa daerah Okayama periode tahun 1672 sampai 1714, dan selesai pada tahun 1700 yang menjadi tempat bersantai dan menikmati hidangan sambil melihat pemandangan taman yang di dalamnya terdapat sejumlah bangunan tradisional beratap jerami.


Korakuen 01Ikeda Tsunemasa, yang menetap di Puri Okayama biasanya datang ke taman untuk menikmati makan pagi, serta menghibur para tamu di lokasi favoritnya di taman itu. Selain itu, pada kesempatan tertentu Korakuen juga dibuka untuk masyarakat umum.


Pada tahun 1884, Korakuen dihibahkan ke Pemerintah Prefektur Okayama, dan selanjutnya dibuka untuk umum. Namun pada masa Perang Dunia II, pemboman yang dilakukan tentara Sekutu mengakibatkan hancurnya Puri Okayama, dan juga sebagian area taman Korakuen. Tapi setelah dilakukan restorasi, yang merujuk pada rancangan asli Ikeda Tsunemasa.


Korakuen 03Dalam Korakuen terdapat rumah, baik besar maupun kecil, yang dapat digunakan untuk menikmati minum teh. Untuk yang berukuran kecil dapat disewa selama tiga jam, dengan biaya sewa perjam sebesar 300 yen. Sementara untuk yang berukuran besar harga sewa 600 yen per jam.


Selain itu, didalamnya juga terdapat kolam besar, saluran air dan jalan setapak serta bukit kecil. Sejumlah pohon yang menghiasi taman antara lain kersen, mapel dan prem, juga pohon teh dan sawah, serta tempat berlatih panahan.


Korakuen 04Pada hari Sabtu dan Minggu, merupakan yang paling ramai dalam sepekan di Korakuen, tidak hanya untuk menikmati teh dan pemandangan, tapi juga sering digunakan sebagai lokasi untuk pengambilan foto pre wedding bagi para pasangan yang akan menikah, biasanya dengan mengenakan pakaian pengantin tradisional.


Taman Korakuen dibuka mulai dari jam 8 pagi sampai pukul 5 petang, dengan tiket masuk seharga 400 yen.

(Artikel ini merupakan hasil liputan selama berlangsungnya program Media Trip yang diselenggarakan JNTO dan Cathay Pacific pada akhir bulan Mei 2015)