Situs Web Nippon Quest Promosikan Kekhasan Daerah

Situs Web Nippon Quest Promosikan Kekhasan Daerah(Tokyo) Guna memperkenalkan berbagai jenis makanan khas di berbagai daerah mulai dari Hokkaido sampai Okinawa, Kementerian Perdagangan, Perindustrian (Keisan sho) dan Perekonomian bekerjasama dengan Hakuhodo, meluncurkan situs web Nippon Quest yang menjadi media promosi makanan, barang lokal, dan kegiatan masyarakat lokal.


Website ini baru tayang Selasa (11/8), bertujuan menarik minat wisatawan asing dan meningkatkan ekonomi, namun sudah berisi ratusan posting mengenai kekhasan daerah beserta foto yang berisi keterangan terkait, dan juga dapat diterjemahkan ke berbagai bahasa antara lain bahasa Inggris, Mandarin, dan Korea, tapi sayangnya beberapa hasil terjemahannya sulit dimengerti.


Nippon Quest dapat digunakan untuk semua kalangan, baik individu maupun bisnis, yang berisi informasi mengenai biaya perjalanan, produk lokal, ataupun kegiatan masyarakat setempat.


Hanya dengan klik salah satu tanda, netizen dapat mempelajari masakan populer dari daerah tersebut atau bergabung untuk posting kegiatan masyarakat lokal. Hasil komentar dari warga Jepang dan mancanegara, dapat dilihat di “Japan Local Treasures Search Engine”.


Netizen juga dapat memposting berdasarkan kategori yang ada, yakni mengenai “produk lokal yang unik (Goods), makanan khas (Foods), juga kegiatan (Activities)”.

Untuk pengelolaan situs web, dilaksanakan Hakuhodo Inc. agensi periklanan yang didirikan sejak 1895 berlokasi di Akasaka Biz Tower, Tokyo, dengan biaya operasional dari Kementerian Perekonomian, Perdagangan, dan Industri (Keizai Sangyo Sho/METI).


Sampai pertengahan Juli silam, jumlah wisatawan asing yang berkunjung ke Jepang tercatat 10 juta pengunjung.


“Ini kesempatan kami katakan kepada dunia. Kami ingin orang-orang berkomentar di website kami,” ucap Miyazawa Yoichi, Menteri Perekonomian, Perdagangan, dan Industri.


“Sekitar 350 hasil posting sejak hari pertama. Khusus untuk daerah yang populer, akan diurutkan berdasarkan jumlah viewer dengan menggunakan sistem penilaian berbasis otomatis, dan inisial pemenangnya diumumkan di awal tahun depan,” lanjut Miyazawa.


Hasil posting di situs web ini antara lain menu makanan khas daerah, seperti seafood dan makanan lainnya dari Atsumi Peninsula yang berlokasi di kota Tahara, Prefektur Aichi daerah Chubu, dan es krim Shirokuma asal Prefektur Kagoshima di daerah Kyushu.


Ada juga yang memposting tentang Aizutajima Gion Festival di Prefektur Fukushima, daerah Tohoku, dan Kabuki yang menampilkan anak-anak serta 40 wanita mengenakan kimono untuk pesta pernikahan, juga Zaiku Yosegi, sejenis kotak bambu serbaguna yang sudah ada sejak Jaman Edo.


Kementerian Perekonomian, Perdagangan, dan Industri juga menyelenggarakan proyek lainnya yakni “The Wonder 500”, bekerjasama dengan perusahaan konsultan dan pihak lainnya dalam memasarkan daerah khas dan dapat menguasai pasar dunia.


“The Wonder 500” merupakan 500 daerah yang khas dan akan diseleksi sekitar 1.900 karya dari berbagai industri termasuk makanan, dan perak pernik.


Mereka juga akan menerima brosur yang memperkenalkan cerita dibalik produk dan akan direkomendasikan ke salah satu tempat wisata. Pemenangnya akan menjadi brand ambasador untuk promosi proyeknya serta, dihadirkan saat acara dan pertemuan bisnis mancanegara.