Toko Bento Halal di Bandara Kansai Layani Wisatawan Muslim

(Osaka) Kota Izumisano di Prefektur Osaka sejak akhir Maret silam telah membuka toko yang menjual kotak bento bersertifikat halal dekat Bandar Udara Internasional Kansai untuk memenuhi kebutuhan para wisatawan muslim dari Asia Tenggara dan di tempat lain yang jumlahnya terus meningkat.


Toko “Mabruk”, yang berarti "berkah" dalam bahasa Arab, lokasinya di dekat pintu masuk Stasiun Kota Rinku yang dapat diakses dari jembatan yang langsung menghubungkan ke bandara internasional terbesar di Jepang bagian barat itu.


Huh Kyoyoun, Presiden Direktur Grande Limite Co, Perusahaan konsultan Pariwisata yang ikut serta mengelola toko menjelaskan, "Ide pembukaan toko ini berawal setelah mendengar komentar wisatawan muslim yang ingin menikmati masakan Jepang di kotak bento saat melihat Bunga Sakura."


Jumlah warga Muslim yang hampir seperempat dari populasi dunia, " Maka ini menjadi Pasar Besar berikutnya setelah China," kata pria usia 45 tahun itu.


Bento halal yang dijual di Toko Mabruk dikembangkan di bawah pengawasan Sakamoto Keisuke, koki sekaligus pemilik Kappo Sakamoto restoran kelas Michelin di Kyoto, dan relatif sangat berpengalaman memenuhi selera pengunjung Asia Tenggara. Beberapa bahan, seperti untuk menu kacang polong hijau dengan nasi dan bawang saus yang digunakan untuk salmon panggang, berasal dari Izumisano.


Bento Halal dijual mulai dari harga ¥ 1.200 (tidak termasuk pajak) dan harus dipesan terlebih dahulu melalui telepon atau melalui website toko. Menu bervariasi tergantung musim.


Bento Halal dibuat sesuai dengan hukum Islam dan bersertifikat halal, termasuk memberi perhatian khusus untuk memastikan bahwa mereka tidak mengandung atau terkontaminasi unsur babi atau alkohol selama berlangsungnya proses memasak.


Saat ini, hanya ada beberapa restoran dan toko di Jepang yang menyediakan makanan halal. Banyak pengunjung Muslim membawa bumbu masak sendiri atau bahkan mengajak koki mereka selama berwisata.


Selain menyediakan layanan bento halal, Mabruk juga menawarkan layanan penyimpanan bagasi seharga 600 yen per kopor, tidak termasuk pajak, agar para wisatawan dapat berjalan-jalan di lingkungan sekitar, tidak hanya lewat dan pergi ketujuan lain. Dan bagi mereka yang menggunakan layanan bagasi juga dapat menyewa sepeda tanpa dipungut bayaran.


Selain itu, produk khusus Izumisato, seperti handuk Senshu, juga dijual di toko souvenir. Bagi konsumen yang melakukan pembelian senilai ¥ 10.000 atau lebih dapat meminta namanya dibordir ke handuk.


"Wisatawan yang datang ke Jepang berasal dari berbagai latar belakang budaya dan kami berharap tempat ini akan membuat mereka tinggal lebih menyenangkan dan nyaman," kata Kimura Keisuke, 45, penanggung jawab community development Pemerintah Kota Izumisano.