Shodo Shima Pulau Zaitun di Prefektur Kagawa
Jumat, 20 May 2016 18:14
Lazimnya pohon zaitun banyak tumbuh di negara dengan iklim hangat seperti di Italia, Yunani dan Spanyol yang berada di Kawasan Mediterania. Ternyata di Shodo Shima, salah satu pulau dalam Prefektur Kagawa, daerah Shikoku, juga banyak ditumbuhi pohon zaitun yang pembudidayaannya dilakukan sejak satu abad silam.
Dengan luas 152 kilometer persegi, Shodo Shima menjadi satu-satunya daerah di Jepang yang memiliki banyak ladang zaitun, dan juga fasilitas pengolahan komersial, yang sejarahnya dimulai pada tahun 1908, ketika itu hasil tangkapan ikan sarden dari daerah Hokkaido sangat berlimpah, yang kemudian dikemas dalam kaleng, dan minyak zaitun digunakan untuk bahan pengawetnya.
Awalnya tiga daerah yakni Mie, Kagoshima dan Kagawa ditunjuk untuk memulai percobaan menanam pohon zaitun, yang didatangkan dari Amerika Serikat, namun hanya di Kagawa, tepatnya di kawasan perbukitan di Nishimura, Shodo Shima saja yang berhasil tumbuh dan berkembang.
Dan sejak saat itu, minyak zaitun menjadi produk utama pulau kedua terbesar di daerah Shikoku ini, setelah Pulau Awaji yang luasnya 592.6 kilometer persegi. Hampir semua hidangan atau produk makanan dan minuman juga dikombinasikan dengan minyak zaitun mulai dari es krim, somen, minuman bersoda, dan juga produk kecantikan.
Panen buah zaitun di Shodoshima biasanya dilakukan dua kali dalam setahun, yakni pada bulan September sampai Oktober, yang diolah untuk disajikan bersama hidangan di meja makan. Sementara yang dipanen pada bulan November sampai Desember, selanjutnya diekstrak saat masih segar untuk diambil minyaknya, yang dikenal sebagai “olive oil nouveau” dengan rasa lebih pedas dan segar.
Minyak zaitun hasil olahan dari panen yang kedua ini telah banyak mendapat medali emas dalam ajang kompetisi internasional seperti Los Angeles County Fair dimenangkan merk Olive no Mori yang diproduksi Shodoshima Healthy Land dan New York International Olive Competition yang dimenangkan Takao Nouen no Olive Hatake yang diproduksi Takao Olive Farm.
Untuk mengetahui lebih banyak mengenai zaitun di Shodoshima, Olive Park merupakan lokasi yang wajib dikunjungi. Terletak di lereng bukit yang dipenuhi rimbunan pohon zaitun dan sejumlah bangunan dengan arsitektur bergaya Eropa seperti kincir angin dan rumah berpilar khas Yunani. Di sini, para pengunjung juga dapat membeli berbagai produk yang dibuat dari zaitun seperti bumbu zaitun, coklat zaitun, soda, makanan ringan dan es krim.
Selain itu, di bagian kebun, pengunjung dapat menikmati udara segar diantara rerimbunan pohon zaitun, dan melihat langsung pemandangan pantai yang berwarna biru. Juga terdapat rumah pemandian, Sun Olive Onsen, tempat para pengunjung bisa bersantai sambil mandi herbal di lokasi terbuka yang juga dapat langsung melihat lautan lepas.
Untuk mencapai Shodoshima, dapat diakses dengan kapal feri dari Osaka, Himeji, Okayama dan Takamatsu.
| BERITA WISATA LAINNYA |
