Kosmetik Astalift Sasar Warga Kelas Atas Jakarta
Minggu, 04 Agustus 2013 22:28
(Jakarta) Suhu udara dan polusi di Jakarta sangat mudah membuat kulit wajah menjadi rusak dan kusam. Produk perawatan wajah dari Fujifilm Corporation, Astalift dapat menjadi solusi, mengandung dual antioxidant sehingga dapat menjaga kulit agar tetap sehat dan cerah.
"Astalift mengandung dua zat anti oxidant yang sangat kuat, yaitu Astaxanthin dari rumput laut, dan Lycopene dari tomat, yang dapat memblok radikal bebas pada wajah. Ini yang membedakan Astalift dari produk lainnya," ujar Jaime Chan, Regional Trainer Life Science Division Fujifilm Asia Pasific Pte Ltd.
Selain itu, produk yang diciptakan di Jepang pada 2007 silam ini, juga mengandung tiga tipe kolagen yang menyediakan hidrasi di semua lapisan kulit. "Ketika digunakan, akan langsung menyerap ke dalam kulit. Selain itu aroma mawar (damask rose) dapat membuat pengguna merasa relax," tuturnya.
Astalift masuk ke Indonesia, melalui PT Multi Indocitra, distributor yang sama dengan produk Pigeon, dan menyasar warga kelas atas di Jakarta. "Produknya telah dijual di Jakarta akhir tahun lalu, tersedia di beberapa tempat seperti Sogo Kelapa Gading, Sogo Alam Sutra dan Sogo Central Park," ungkap Franciska Puspa Julia, Marketing Manager Cosmetics Division Multi Indocitra. "Produk ini bisa digunakan wanita umur 20 tahun ke atas,” tambahnya.
Menurut Fransisca, sejak dijual tahun lalu, produk ini cukup menarik minat warga Indonesia maupun asing termasuk warga Jepang. Di Negeri Sakura, produk ini memang cukup populer. Sementara untuk harganya, tidak berbeda jauh dengan harga di negara asalnya. "Rentang harganya sekitar 290.000 untuk pembersih wajah (cleanser) dan paling mahal 1.090.000 untuk Astalift Jelly," ujarnya.
Produk Astalift tersedia dalam dua varian fungsi yaitu Anti Aging Series dengan kemasan berwana merah dan kemasan putih untuk Whitening Series. Beberapa produk yang dipasarkan di Indonesia, di antaranya pembersih (cleanser), krim, mask, concealer, dan lain-lain.
Fujifilm yang berpengalaman dalam penelitian dan pengembangan film fotografi selama 75 tahun, menggunakan teknologi serupa dalam pengembangan produk perawatan kulit, di antaranya penelitian kolagen, anti oksidan, juga penggunaan teknologi nano.
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|
