MEISTeR, Robot Pemulihan Bencana Nuklir dari Mitsubishi
Jumat, 14 Desember 2012 19:31
(TOKYO – Jepang) Pasca insiden nuklir Fukushima, sejumlah perusahaan di Jepang berlomba-lomba mengembangkan robot untuk menangani pekerjaan di area dengan radiasi radioaktif tinggi.
Dalam rilis resmi (6/12), Mitsubishi Heavy Industries memperkenalkan MEISTeR (Maintenance Equipment Integrated System of Telecontrol Robot), robot anti radiasi nuklir. Robot setinggi 1,3 meter ini dilengkapi dua lengan.
Berbagai peralatan dapat dipasang ke ujung lengan sesuai jenis pekerjaan yang diinginkan. Keunggulannya mampu melakukan pekerjaan berbeda oleh masing-masing lengan secara bersamaan. Misalnya memegang pipa sambil memotongnya dengan gergaji. Dua lengan robot masing-masing juga mampu mengangkat beban hingga 15 kg.
Selain melakukan berbagai pekerjaan perbaikan ringan, robot ini juga dapat difungsikan untuk mengambil sampel dan pembersihan kontaminasi. Dilengkapi kamera, MEISTeR dapat dikendalikan dari jarak jauh sehingga aman bagi operator. Robot mampu melaju dengan kecepatan 2 km/jam.
Robot anti radiasi juga dikembangkan Hitachi dan Toshiba namun kemampuannya belum seperti MEISTeR. Mitsubishi sendiri menargetkan pengembangan robot ini tidak hanya untuk di Jepang namun juga seluruh dunia.
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|
BERITA TERKINI
- Takashimaya Nihombashi Jual Bola Emas Seharga 42.88 juta Yen
- Komite Penyelidik RIKEN Usulkan Pembubaran Pusat Riset Biologi
- Prefektur Fukuoka Minta Indonesia Buka Kantor Perwakilan
- Promosikan Makan Sayuran, Asosiasi buat Worskhop Untuk Anak
- Asratec Corp Kembangkan Sistem Operasi Robot
- Parlemen Sahkan UU Liberalisasi Pasar Listrik Rumah Tangga
