Sony Mobile Berencana Kurangi Biaya Produksi 30%
Selasa, 25 November 2014 16:33
(Tokyo) Unit Bisnis Komunikasi Mobile Sony Corp berencana memotong biaya produksi sebesar 30 persen untuk dua tahun kedepan guna mencapai target membukukan laba pada segmen bisnis yang sekarang masih merugi.
Totoki Hiroki, Presiden Direktur Sony Mobile Communications Inc yang baru menyatakan bahwa langkah reformasi kunci yang akan dilaksanakan termasuk merampingkan operasi penjualan global, mengurangi jumlah model telepon seluler pintar dan memperbaiki efisensi pemasaran, serta memfokuskan pada model yang lebih mahal dengan laba lebih tinggi.
“Kami ingin menyelesaikan semua yang harus dilakukan dalam tahun fiskal 2015,” ujar Totoki dalam rapat dengan para investor dan analis di Tokyo Selasa (25/11).
Target pengurangan biaya sebesar 30 persen akan dicapai pada akhir Maret 2017, yang akan memperbaiki penerimaan kotor divisi komunikasi mobile sebesar 2 sampai 3 persen poin.
Unit bisnis telepon selelur pintar Sony merugi di Tiongkok, karena permintaan konsumen berubah drastis ke telepon seluler berharga murah yang ditawarkan produsen lokal.
Akibatnya Sony mengalami kerugian besar, dan berdampak pada dilakukannya revisi perkiraan rugi bersih untuk tahun fiskal 2014, dan karena prospek yang suram mendorong Sony tidak membagikan deviden untuk pertama kalinya sejak terdaftar di bursa pada tahun 1958.
Totoki ditetapkan menjadi Presiden Direktur Sony Mobile Communications Inc pada awal November, yang diharapkan dapat membangun kembali unit bisnis yang sedang merugi.
Sony sudah membuat rencana untuk melakukan penurunan operasi di Tiongkok dan melakukan pengurangan tenaga kerja sebanyak 1.000 orang.
Menurut Totoki, dirinya akan memaparkan lebih rinci lagi mengenai upaya perbaikan pada akhir Maret tahun depan.
| < Sebelumnya |
|---|
BERITA TERKINI
- Pasar Toyosu Segera Gantikan Pasar Ikan Tsukiji
- Kereta di Jalur Yamanote Tampilkan Gambar 100 Tahun Stasiun Tokyo
- Sony Corp. Kembangkan Perangkat Pintar untuk Kacamata
- Bank Sentral Pertahankan Kebijakan Moneter Longgar
- Panasonic Targetkan Kenaikan Penjualan Lampu LED
- Pemerintahan PM Abe Sediakan Kapal Patroli untuk Indonesia
- Mantan SekJen Partai Demokrat Ikut Pemilihan Ketua Umum
- Kyodo : “55% Responden Tolak Kebijakan Keamanan PM Abe”
