Masa Kerja bagi Pekerja Magang Asing diperpanjang
Senin, 07 April 2014 00:39
(Tokyo) Pemerintah Perdana Menteri Abe Shinzo Jumat (04/04) memutuskan memperpanjang masa kerja pekerja magang warga asing, khususnya di industri konstruksi yang permintaannya semakin meningkat untuk menyelesaikan berbagai proyek yang terkait dengan penyelenggaraan Olimpiade Tokyo 2020.
“Sangat penting untuk dapat segera memberikan tanggapan terhadap meningkatnya permintaan di industri konstruksi, dan pemerintah akan mengupayakan yang terbaik untuk menyukseskan penyelenggaraan olimpiade, dengan menyediakan tenaga kerja baik dari dalam dan luar negeri,” ujar Sekretaris Kabinet Suga Yoshihide usai rapat kabinet Jumat (04/04).
Kabinet PM Abe menetapkan keputusan itu, meski banyak pihak menyuarakan kekhawatiran dan kritik terhadap program yang sudah berjalan sejak dekade 80-an, sebagian besar karena banyak hak pekerja magang yang dilanggar.
Dalam program saat ini, para pekerja magang mendapatkan visa pekerja magang teknis, yang masa berlakunya tiga tahun, dengan tujuan mereka bisa mempelajari teknik dan keahlian industri dasar, yang dapat digunakan untuk membantu pengembangan ekonomi negaranya setelah kembali pulang
Namun dalam ketetapan yang direvisi, berlaku mulai tahun fiskal 2015 sampai 2020, akan memperbolehkan pekerja magang asing menyelesaikan tiga tahun terlebih dahulu, dan setelah itu memperpanjang masa kerja magangnya maksimal dua tahun dengan status visa “kegiatan tertentu.”
Ketentuan lainnya yakni, pekerja magang asing itu kembali ke negara asalnya sesudah menyelesaikan masa kerja magangnya, namun setelah itu datang kembali ke Jepang untuk bekerja dengan status visa khusus.
Saat ini, sebanyak 150.000 warga asing yang menetap di Jepang merupakan peserta program Kerja Magang, dan sekitar 15.000 diantaranya di industri konstruksi, yang mengalami kekurangan tenaga kerja akibat meningkatnya permintaan, khususnya di wilayah yang terkena bencana gempa dan tsunami Maret 2011, serta diperkirakan semakin naik didorong proyek terkait Olimpiade Tokyo dan Paralimpic 2020.
Sejalan dengan perpanjangan masa program kerja magang, pemerintah juga akan memperbaiki sistem penanganan masalah seperti perusahaan yang tidak membayar gaji pekerja magang, dan mempekerjakan warga asing secara tidak sah.
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|
