Pelindo II & Mitsui Tegaskan Kemitraan Proyek New Priok


(Jakarta) PT Pelabuhan Indonesia II atau IPC dan Mitsui & Co Ltd menegaskan kesepakatan untuk pembangunan, pendanaan dan pengoperasian, proyek Container Terminal 1 New Priok, Pelabuhan Tanjung Priok dengan menandatangani Shareholder Agreement Sabtu (19/04) pekan silam.


“IPC menunjuk Mitsui sebagai mitra operator untuk container terminal 1, karena dipercaya dapat memberikan kontribusi untuk membangun fasilitas pelabuhan yang setara dengan pelabuhan di negara maju,” kata R.J Lino, Direktur Utama IPC, disela-sela acara penandatanganan Share Holder Agreement (SHA) di Grand Hyatt, Jakarta.


Menurut Lino, proyek container terminal 1 atau CT1 merupakan upaya IPC untuk melayani lalu lintas kargo di Indonesia agar dapat lebih cepat dan tarifnya lebih murah.


“Saat ini, dwelling time sekitar 6 sampai 7 hari yang mengakibatkan biayanya membengkak, diharapkan dengan pengoperasian CT1 bisa dipercepat menjadi 3 sampai 4 hari, sehingga biayanya dapat lebih murah,” ujar Lino.


Sementara Yamaguchi Takashi, Executive Vice President, Chief Operating Officer of Asia Pacific Business Unit Mitsui & Co Ltd menyatakan, “Proyek ini sangat penting bagi Indonesia, untuk menjawab tantangan layanan kepelabuhan, dan bersama dengan IPC, kami akan mengimplementasikan proyek ini dengan standar tinggi.”


Penandatanganan SHA dilakukan Tony Hadjar, Direktur Utama PT IPC Terminal Peti Kemas, dan Iida Haruhisa, General Manager of Logistics Infrastructure Division, Infrastructure Project Business Unit of Mitsui & Co Ltd, mewakili anak perusahaannya Sea Terminal Management & Service Pte Ltd.


Selanjutnya, kedua anak perusahaan baik dari IPC dan Mitsui akan mendirikan anak perusahaan patungan untuk mengoperasikan CT1, dengan komposisi saham masing-masing 51 persen dan 49 persen, yang masa kontraknya selama 25 tahun.


Sampai saat ini, pembangunan fisik CT1, yang dimulai sejak akhir 2012, sudah mencapai 40 persen, dan diproyeksikan akhir tahun 2014, tahap 1 sudah bisa dioperasikan.


Terminal New Priok akan terdiri dari tiga container terminal, yang masing-masing memiliki kapasitas 1,5 juta TEUs, serta dua terminal product.