Pesantren Darussalam Terima Hibah Laboratorium Senilai USD102.015
Selasa, 12 Februari 2013 00:09
(PONTIANAK – Kalimantan Barat) Guna mewujudkan pendidikan secara utuh baik material maupun spiritual, Pondok Pesantren Darussalam, Pontianak, Kalimantan Barat bekerjasama dengan pemerintah Jepang membangun laboratorium Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di lingkungan ponpes.
Pemerintah Jepang melalui Grant Assistance for Grassroots Projects (Proyek Hibah Bantuan untuk Akar Rumput) menyalurkan dana senilai 9,589 juta yen atau senilai USD102.015 dalam bentuk bangunan laboratorium seluas 270 meter persegi. Dalam paket bantuan itu disertakan pula 376 peralatan yakni mikroskop dan manekin.
“Semoga siswa dapat menggunakan gedung dan peralatan yang ada dengan sebaik mungkin. Serta dapat memeliharanya dengan baik untuk kegiatan belajar.” ungkap Konselor Kedutaan Besar Jepang di Indonesia, Saito Atsushi kepada para siswa dan pemerintah daerah pada acara peresmian (06/02).
Laboratorium yang telah difungsikan satu tahun terakhir ini ditujukan sebagai sarana proses belajar mengajar IPA di Madrasah Aliyah dan Tsanawiyah milik yayasan Darussalam. Melalui fasilitas ini diharapkan dapat meningkatkan proses belajar mengajar Fisika, Biologi dan Kimia bagi sekitar 632 siswanya.
Sekretaris Pondok Pesantren Darussalam, Isdiansyah ketika dihubungi Halojepang! menjelaskan, “Bantuan ini kami dapatkan dari Pemerintah Jepang setelah melalui pengajuan proposal program Hibah Grassroot.”
Pada 2010 silam, Darussalam menjadi salah satu dari pesantren Indonesia yang mendapatkan undangan untuk studi banding ke Jepang. Selama di Negeri Sakura itulah, pengasuh ponpes mendapat pengenalan tentang Proyek Hibah Grassroot.
“Kami merasa terbantu dengan hibah ini, kegiatan pendidikan lebih lancar dan tidak perlu menumpang ke sekolah-sekolah negeri jika ingin melakukan praktikum,” imbuh Isdiansyah.
Proyek Hibah Grassroot adalah skema bantuan untuk berbagai kebutuhan negara berkembang, ditujukan untuk Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan pemerintah daerah. Bantuan ini berupa hibah keuangan untuk LSM, rumah sakit, sekolah dasar, lembaga riset dan organisasi nirlaba lain yang menyentuh kesejahteraan komunitas akar rumput. (JS)
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|
>> Pencarian
Tabloid
>> Memo Bisnis
| Produsen Makanan Jepang Jajaki Pasar Indonesia 16/02/2013 |
| artikel lainnya |
