Targetkan Industri Kreatif, Panasonic Rilis Kamera Mirrorless 4K
Kamis, 03 Juli 2014 13:35
(Jakarta) Semakin maraknya penggunaan produk kamera yang juga dapat digunakan untuk merekam video oleh industri kreatif di sektor perfilman, dan periklanan, menjadi pendorong PT Panasonic Gobel Indonesia merilis kamera digital mirrorles Lumix terbaru dengan teknologi 4K.
“Panasonic memiliki teknologi perekaman video, yang merupakan kompetensi utama perusahaan, dan kami berupaya berkontribusi bagi kepuasan konsumen pengguna kamera, dengan menggabungkan kedua fungsi itu dalam kamera Lumix terbaru. Meski nantinya volume penjualan tidak besar, tapi ini ditujukan sebagai bagian dari promosi dunia 4K Panasonic ,” ujar Suga Hiroyoshi, Presiden Direktur PT Panasonic Gobel Indonesia (PGI) Senin (30/06).
Lumix DMC-GH4 dilengkapi teknologi DSLM (Digital Single Lens Mirrorless) 4K ultra HD, yang dapat merekam gambar secara langsung, yang menjembatani kebutuhan kamera standar profesional dengan kamera pada umumnya.
Agung Ariefiandi, Audio and Digital Imaging Product Manager, PT PGI menjelaskan ,”Kamera DSLM semakin diminati konsumen Indonesia dalam setahun terakhir, karena ukurannya yang kompak, namun kehandalannya tidak kalah dari kamera merek lainnya.”
Lumix DMC-GH4 sudah dirilis di Singapura dan Malaysia pada bulan Juni silam, dan di Indonesia baru pre order, sementara untuk pengirimannya pada bulan Juli. Menurut Kato Atsushi, Manager Network Group Panasonic Consumer Marketing Asia Pacific, keterlambatan itu disebabkan harus terlebih dahulu menyesuaikan produk dengan peraturan setempat, misalkan penggunaan frekuensi untuk Wi-fi.
Ketika ditanya mengenai target konsumen yang disasar untuk Lumix DMC-GH4, Kato menjelaskan, “Ada tiga jenis konsumen yang kami tuju, pertama para professional photographer, profesional videographer, dan yang terakhir para hybrid photographer, yang mengambil gambar pemandangan sekitar, serta sekaligus ambil videonya. Ini merupakan tren baru di pasar Amerika Serikat, dan perusahaan melihat jenis konsumen itu juga ada di Indonesia.”
Dan untuk memperkenalkan Lumix DMC-GH4, Panasonic disela acara peluncuran menyelenggarakan workshop yang menghadirkan Matthew J. Siegel, Director of Photography untuk film The Matrix Reloaded, dan Mr. & Mrs. Smith.
Menurut Siegel, teknologi 4K dalam Lumix DMC-GH4 merupakan inovasi dan evolusi dari DLSR ke DLSM, yang menawarkan resolusi, sensitivitas dan kualitas gambar tinggi.
Awalnya Siegel tidak terlalu tertarik menggunakan Lumix 4K ini, tapi setelah melihat bentuknya yang kompak, dengan harga lebih terjangkau serta dapat digunakan sesuai dengan kebutuhannya sebagai Director of Photography, mendorongnya beralih ke Lumix.
Spesifikasi Lumix DMC-GH4
DMC-GH4 dilengkapi layar dual OLED (Organic Light-Emitting Diode) untuk layar LVF (Life View Finder), dan monitor samping, juga teknologi DFD (Depth From Defocus) untuk mengurangi waktu penyusunan fokus gambar, serta menggunakan casing yang terbuat dari Magnesium Alloy untuk ketahanan konstruksi.
Selain itu, penggunaan Micro Four Thirds System 16.05-Megapixels Digital Live MOS Sensor, dan ISO 125-25600, membuat kamera ini lebih unggul dalam sensitivitas gambar dan kecepatan shutter, sehingga menghasilkan resolusi gambar, dan performa gradasi warna tinggi.
Lumix DMC-GH4, di jual dari mulai kisaran harga Rp 20 Juta (tanpa lensa), juga dilengkapi prosesor gambar Venus Engine, agar kamera memiliki kecepatan pengambilan gambar tinggi sehingga mampu menangkap gambar bergerak dengan fokus.
| BERITA MEMO BISNIS LAINNYA |
BERITA TERKINI
- 2 Kapal Pasukan Bela Diri Ikut Mencari Korban AirAsia
- PemDa Terbelah Dalam Isu Pengoperasian Reaktor Nuklir
- Industri Garmen Gunakan Label Untuk Produk Buatan Lokal
- Mayoritas Perusahaan Harapkan Ekonomi Meningkat di 2015
- Suga Umumkan Kabinet Terbaru PM Abe
- Kapten Tim Samurai Biru Kunjungi PAUD & SD di Banda Aceh
- Abe akan Terpilih Kembali Jadi Perdana Menteri
- Kaisar Akihito Harapkan Jepang Maju dengan Damai