UNS Surakarta Kini Punya Pusat Studi Jepang
Jumat, 14 Desember 2012 19:33
(SOLO-Indonesia) Universitas Sebelas Maret (UNS) dibawah Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Kamis (13/12) silam meresmikan Pusat Studi Jepang (PSJ) guna memperdalam kemitraan dalam bidang edukasi serta penelitian.
Hingga saat ini, terdapat sebanyak 20 Pusat Studi dan Penelitian di bawah LPPM UNS. Meski belum memiliki fakultas Sastra Jepang, namun PSJ diharapkan dapat menjadi wadah studi ilmiah dan penelitian di berbagai bidang atau yang memiliki hubungan dengan Jepang.
“Sebenarnya sejak dulu, UNS memiliki lembaga bahasa yang juga mengajarkan Bahasa Jepang sebagai salah satu pilihannya. Namun sekarang, kami ingin mengembangkannya dari segi budaya, sejarah serta pendidikan, maka dari itu kami bekerjasama dengan Kokushikan Unversity sehingga mereka dapat menjadi Pembina dalam pemberian materi atau konten pembelajaran”, ujar Dr. Tonang, Peer Group Pusat Studi Jepang UNS.
Dalam peresmian yang dihadiri Duta Besar Jepang Katori Yoshinori, pihak UNS juga menyatakan PSJ akan bekerjasama dengan Kokushikan University, Tokyo, dan mengupayakan kerjasama dengan universitas lain di Jepang.
Selain itu, sebanyak 27 dosen alumni dari Jepang dari berbagai bidang ilmu pengetahuan akan menjadi pembina, dan kedepannya diharapkan dapat mengembangkan PSJ.
Meskipun saat ini UNS masih belum memiliki fakultas Sastra Jepang, namun terdapat program kursus bahasa dan budaya untuk mahasiswa Jepang yang tertarik dengan kebudayaan Jawa. Selain itu, terdapat mata kuliah pilihan Bahasa Jepang untuk Fakultas Sastra dan Seni Rupa jenjang D3 Usaha Perjalanan Wisata.
Saat ini, mahasiswa Jepang yang tengah mengambil program kursus di UNS berjumlah sebanyak 27 orang. (AV/UNS)
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|
