Kalah dari Pantai Gading, Samurai Biru Berupaya Keras di 2 Laga Lanjutan
Senin, 16 Juni 2014 05:54
(Recife) Dua gol yang dimasukan dalam waktu yang berdekatan di babak kedua oleh Wilfried Bony dan Gervinho menghancurkan harapan Tim Nasional Jepang untuk memenangkan laga pembukaan Piala Dunia di Brazil Sabtu. Dengan kalah 2-1 dari Pantai Gading di partai pertama membuat tim asuhan Alberto Zaccheroni harus berupaya lebih keras untuk dapat maju ke putaran selanjutnya.
Honda Keisuke mencetak gol di menit ke-16 babak pertama, namun setelahnya tim Jepang bermain terlalu berhati-hati, dan setelah masuknya Didier Drogba di babak kedua, Pantai Gading mendapat dua peluang emas yang berhasil dilesakkan ke gawang Kawashima Eiji, yang membuat para pendukung tim Samurai Biru di Arena Pernambuco terdiam.
Dari laga pembuka itu, Pantai Gading mengikuti Kolombia yang juga mendapatkan tiga angka setelah menang dari Yunani.
Kedua gol Pantai Gading berasal dari pola yang sama, yakni setelha Serge Aurier mendapatkan ruang dari sisi kanan yang selanjutnya diumpankan ke Bony, striker Swansea City dan Gervinho, pemain depan AS Roma, tidak lama setelah Drogba masuk lapangan hijau.
“Babak pertama berjalan dengan baik dan dinamis, namun permainan Pantai Gading berkembang dan mereka terbukti tim yang baik, serta performanya lebih baik dari kami,” ujar Alberto Zaccheroni, Manajer Tim Nasional Jepang Sabtu (14/06). “Dapat dikatakan, Pantai Gading memenangkan pertandingan melalui sisi samping. Saya rasa, kami memberikan terlalu banyak ruang bagi mereka untuk masuk kedalam wilayah dekat gawang, dan disisi lain kami terlalu lambat mengantisipasinya.”
Di babak pertama, kapten Hasebe Makoto ikut bermain setelah dalam dua kali laga pemanasan melawan Kosta Rika dan Zambia tidak ikut bermain, sementara Morishige Masato juga ikut masuk membantu bagian pertahanan bersama Yoshida Maya.
Diiringi sorakan “Nippon, Nippon” yang terdengar di seluruh stadion sejak bola bergulir di babak pertama, Timnas Jepang didukung para fans tim Brazil, yang hampir mirip dengan situasi ketika mereka dikalahkan timnas Italia 4-3 dalam Piala Konfederasi tahun kemari di tempat yang sama.
Tim Samurai Biru di menit keenam babak pertama sempat terhenyak ketika bola yang digiring Kagawa Shinji berhasil di curi di lapangan tengah dan selanjutnya Bony melepaskan tembakan keras setelah berhasi melewati Morishige.
Namun Jepang berhasil memasukkan gol pertama, setelah tendangan Honda pada menit ke 16 berhasil masuk gawang Boubacar Barry yang menjadi kiper Pantai Gading, memanfaatkan umpan yang diberikan Nagatomo.
Sejumlah peluang emas juga tercipta di babak pertama, namun tidak berhasil dijadikan gol. Uchida Atsuto, hampir menjadikan kedudukan 2-0, namun tendangannya berhasil ditepis Barry.
Namun disisi lain, barisan penyerang Pantai Gading juga bertubi-tubi melakukan berbagai terobosan, seperti tendangan Gervinho yang beberapa kali berhasil diantisipasi Yoshida Maya, dan juga Kawashima Eiji yang menepis tendangan Aurier.
Di Babak kedua, Pantai Gading terus menekan pertahanan Jepang, dan dua menit setelah Didier Drogba, mantan pemain Chelsea menggantikan Die Serey, tim yang dijuluki “The Elephant” ini berhasil memasukkan gol pertamanya, setelah Bony memanfaatkan umpan dari Aurier di menit ke-64.
Tidak lama berselang, Pantai Gading kembali menciptakan gol di menit ke-66, setelah Aurier memberikan umpan ke Gervinho yang kemudian melakukan sundulan untuk memasukan bola ke gawang yang dijaga Kawashima.
Di menit akhir, Kawashima berhasil mengantisipasi tendangan bebas yang dilakukan Drogba, namun dapat dikatakan sejumlah pergantian pemain yang dilakukan timnas Jepang dibabak kedua tidak memberikan perubahan pada permainan.
“Awalnya saya berpikir kami akan memenangkan pertandingan malam ini, dan bermain sebagaimana biasanya,” kata Zaccheroni. “Tapi malam ini, kami tidak bisa bermain normal, namun itu akan dianalisa untuk memahami kesalahan, dan selanjutnya akan dicari pemecahan agar tidak terulang di dua pertandingan lainnya.”
Sementara Hasebe menambahkan,”Bukan mereka yang sangat bagus, tapi kami tidak memainkan permainkan terbaik. Masih ada empat hari lagi sebelum pertandingan selanjutnya, jadi kami akan bersiap lebih maksimal.”
Sedangkan manajer Tim Pantai Gading, Sabri Lamouchi mengakui, masuknya Drogba, yang saat ini bermain untuk Galatasaray Turki, telah merubah kompleksitas permainan.
“Bagi kami, sangat penting untuk memenangkan laga pembukaan dalam turnamen ini. Dan memiliki pemain seperti Drogba dalam tim, akan merubah permainan,” ujar Lamouchi. “Para pemain sangat senang atas kemenangan ini, tapi ini belum selesai.”
Drogba sendiri menyatakan dirinya hanya ingin membantu rekan timnya, karena jarang sekali bisa bermain bersama, “Jadi saya berupaya maksimal untuk membantu tim, dan senang bisa menang.”
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|
BERITA TERKINI
- Konsumen Inginkan Low MPV Lebih Mewah, Honda Rilis Mobilio RS
- Peternak Fukushima Unjuk Rasa di Tokyo
- Hasil Imbang Lawan Yunani, Peluang Samurai Biru Kian Tipis
- Politisi Muda Beralih ke Crowdfunding Untuk Galang Dana
- LDP & NKP Belum Sepakati Penerapan Hak Pertahanan Kolektif
- Relokasi ke Plaza Indonesia, Marutama Ramen Tampilkan Menu Baru
