860.000 Pegawai Baru Mulai Bekerja
Kamis, 03 April 2014 01:48
(Tokyo) Sekitar 860.000 pegawai baru di seluruh Jepang mulai bekerja Selasa (01/04), yang juga merupakan hari pertama tahun fiskal 2014.
Baik Pemerintah pusat dan daerah, serta perusahaan swasta menyelenggarakan pesta penyambutan bagi para pegawai baru.
Di kantor Pemerintah Metropolitan Tokyo, yang berlokasi di kota Shinjuku, Gubernur Masuzoe Yoichi didepan sekitar 1.700 pegawai baru meminta mereka untuk bekerjasama guna menjadikan ibukota Jepang sebagai kota terbaik dunia, dan mensukseskan Olimpiade Tokyo 2020, dan Paralympic Games.
Sementara di Tokyo Electric Power Co, atau dikenal sebagai TEPCO, perusahaan pengelola pembangkit nuklir Fukushima, juga memulai kembali rekrutmen pegawai untuk pertama kalinya dalam tiga tahun.
Presiden Direktur TEPCO Hirose Naomi menghimbau agar pegawai baru bekerjasama untuk menghadapi kesukaran yang dialami perusahaan.
Di Osaka, yang merupakan pusat bisnis kedua terbesar di Jepang, Takahashi Kozo, Presiden Direktur Sharp Corporation, yang pada pertengahan Februari silam berkunjung ke Indonesia untuk meresmikan pengoperasian pabrik Sharp di Karawang, menyambut 94 pegawai baru, dan menyampaikan kepada mereka bahwa saat ini Sharp sedang berjuang untuk membangun kembali perusahaan.
Data Pemerintah Pusat dan Daerah memperlihatkan, sampai 1 Februari silam, sekitar 82.9 persen mahasiswa universitas dan akademi yang akan lulus, telah mendapatkan pekerjaan, menunjukkan adanya perbaikan pasar kerja dalam tiga tahun berturut-turut. Namun sekitar 73.000 orang gagal mendapatkan pekerjaan.
Data juga menunjukkan 90.7 persen pencari kerja lulusan Sekolah Menengah Atas berhasil mendapatkan pekerjaan.
Lowongan pekerjaan paling banyak tahun ini, berasal dari industri konstruksi dan perawatan kesehatan.
| Selanjutnya > |
|---|
