IMMG Luncurkan Portal Menonton Anime

(JAKARTA) Memudahkan orang-orang untuk menonton anime yang tidak ditayangkan di stasiun televisi nasional, menjadi alasan pemegang hak siar program TV animasi Jepang, International Marketing (IMMG) Indonesia, merilis portal menonton anime Anibee TV pada akhir tahun silam.


"Dua belas stasiun TV nasional di sini tidak menayangkan anime berepisode pendek, misalnya 12 atau 26 episode, karena waktu penayangannya yang singkat, jadi rating belum naik. Padahal banyak anime dengan episode pendek, yang akhirnya tidak bisa dinikmati orang Indonesia," ungkap Presiden Direktur IMMG Sato Nobumi akhir pekan silam, yang ditemui dalam Anibee Festival di Senayan.


Perkembangan internet dan semakin banyak masyarakat yang sadar teknologi, membuat Sato tampak optimis bisnis ini dapat sukses di masa depan. "Sekarang di Indonesia, makin banyak yang menggunakan gadget, jadi mereka bisa menonton di mana saja dengan wifi. Selain itu, mereka tidak perlu menunggu lagi setiap episode ditayangkan di televisi," ujarnya.


Anibee TV juga telah rilis di Singapura pada 2011 silam. Portal yang menyajikan anime berlisensi ini, menawarkan tiga bisnis model. Pertama, dapat gratis menonton dua episode pertama setiap judul anime. Kedua, membayar setiap episode yang akan ditonton, dan yang ketiga yaitu berlangganan sehingga bisa menonton semua judul anime.


Anibee TV merupakan satu-satunya portal video anime berlisensi di Indonesia ini selain menayangkan anime, portal ini juga menyajikan informasi mengenai anime terbaru.


Anibee TV merupakan bagian dari IMMG Pte Ltd, perusahaan di industri animasi selama 14 tahun. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1997 dan telah mendistribusikan beberapa judul anime populer antara lain Doraemon, Crayon Shin-chan, Power Rangers, Kamen Rider dan Prince of Tennis. Untuk informasi lebih lanjut mengenai portal Anibee TV dapat dilihat di www.anibee.co.id